Yamaha Matic Bogor (YMB) reborn’s Blog

Januari 12, 2009

Filed under: motor baru — ymbreborn @ 3:59 pm

Akhirnya yamaha mengeluarkan produk matic yang baru. Sekilas dengan penampilan yang menawan yamaha menawarkan matic rasa baru dengan design 2 lampu didepan seperti nouvo pendahulunya dan basis yamaha mio soul sehingga menampilkan kesan elegan dan sporty.

Yamaha memanjakan para kaum adam dengan tampilan keren. Kemungkinan akan dikeluarkan oleh pihak yamaha pada pertengahan tahun ini. Berminat…….

Desember 9, 2008

Oleh – Oleh JMS 2008

Filed under: Uncategorized — ymbreborn @ 9:27 pm

Tepatnya seh waktu hari minggu kemarin… (7/12/08) liburan ga ada kerjaan … kebetulan ada pameran neh… katanya namanya Jakarta Motorcyle Show 2008 sekalian cuci mata dikit… seudah sampe sana waktu jam 09.45 doh… 15 menit lagi baru mo buka… ngudut dulu deh  ga kerasa udah buka langsung… bli karcis … langsung masuk stand suzuki … nemu ini nih…

dsc000642dsc000652dsc000671dsc000682dsc000692 dsc00072dsc00073

ternyata bisa dibeli juga tuh…. sekitaran 300 jt off the road. gile…… ga sanggup dah…. . ini motor apa

dsc000702dsc000712

yahhh… kaya spin…modif tul ga ?????

dsc000741

non matic nya …

dsc00075dsc00076dsc00077dsc00080dsc00081dsc00078dsc00083dsc00084

beresss langsung ke tempat yg ditunggu…

YAMAHA mulai jepret…

dsc000861 dsc00087dsc00089

motor GP yamaha ada semua kecuali punya doni tata ga ada …

dsc000851dsc00091dsc00107dsc00109dsc00110

katanya seh asli yg di pake balapan. lanjutt…. yg laennya….

dsc00090dsc00093

matik…dan matik

dsc000961 dsc00101dsc00098dsc00099

nih pemenang costum matic 2008 …

dsc00102 dsc00106dsc00103 dsc00105dsc00104

motor konsep

dsc00092

lanjut ke HONDA

dsc00111dsc00112dsc00114

dah ah yg laennya ga da yg OKEH…..

Desember 4, 2008

KODE TURING

Filed under: Uncategorized — ymbreborn @ 10:56 pm
Tags: , , ,
Etiket Touring (aturan dan kode)

Group Riding Etiquette Hand Signals
please pass all signals to riders behind you.
START ENGINES:
With your right or left arm extended, move your
LEFT TURN:
Raise your left arm horizontal with your elbow fully extended.
RIGHT TURN:
Raise your left arm horizontal with your elbow bent 90 degrees vertically.
HAZARD LEFT:
Extend your left arm at a 45 degree angle and point towards the hazard.
HAZARD RIGHT A:
Extend your right arm at a 45 degree angle and point towards the hazard.
HAZARD RIGHT B:
Extend your left arm upward at a 45 degree angle with your elbow bent to 90 degrees and point towards the hazard over your helmet.
SPEED UP:
Raise your left arm up and down with your index finger extended upward. This indicates the leader wants to speed up.
SLOW DOWN:
Extend your left arm at a 45 degree angle and move your hand up and down.
STOP:
Extend your left arm at a 45 degree angle with the palm of your hand facing rearward.
SINGLE FILE:
Position your left hand over your helmet with your fingers extended upward. This indicates the leader wants the group in a single file formation. Usually this is done for safety reasons.
STAGGERED or SIDE-BY-SIDE FORMATION:
Extend your left arm upward at a 45 degree angle with your index and pinkie finger extended. This indicate that it is safe to return to staggered formation.
TIGHTEN UP:
Raise your left arm and repeatedly move up and down in a pulling motion. This indicates the leader wants the group to close ranks.
TICKED OFF:
Extend your left arm straight out with your elbow bent 90 degrees. Carefully extend your middle finger to clearly demonstrate your dissatisfaction with the other guy. NOTE: It is not recommended you do this when you are alone.

Belok Bukan Sembarang Belok

Filed under: Uncategorized — ymbreborn @ 10:50 pm
Tags: , ,

Belok Bukan Sembarang Belok

Kesadaran masing-masing pengemudi baik itu mobil dan motor terhadap aturan-aturan yang tidak tertulis, berkaitan dengan tata krama di jalan juga dapat berpengaruh terhadap tingkat terjadinya kecelakaan. Yang menjadi masalah adalah tidak semua orang mempunyai kesadaran, pola berpikir, tata krama yang sama di jalan.

Artikel ini di buat untuk mencoba menyampaikan aturan tidak tertulis tadi yang semoga dapat diingat selalu saat kita berkendara baik dengan motor maupun mobil di jalan.

BELOK – 1

Sering terjadi saat mobil (C) akan berbelok ke kiri, tiba-tiba muncul sepeda motor (A) dari sisi kiri atau sisi dalam belokan. Beruntung apabila mobil (C) melihat ada sepeda motor tersebut di sisi kirinya, jika tidak, maka motor (A) akan terjepit oleh mobil tersebut.

Mengapa bisa terjadi kecelakaan?

Pengemudi mobil (C) yang akan berbelok ke kiri, pertama-tama akan berkonsentrasi melihat ke arah kanan (1) melihat adanya mobil lain dari arah kanan (E), kemudian dia akan melihat mobil dari arah kiri (2) (D) untuk mulai berbelok ke kiri.

Saat seperti itu umumnya pengemudi mobil tidak terpikir untuk melihat sisi kiri mobil apakah aman atau tidak.

Sekalipun melihat spion, umumnya posisi sepeda motor yang menyelip masuk tidak terlihat karena masuk dalam sudut BLIND SPOT (sudut tidak terlihat oleh kaca spion).

Pengendara motor (B) posisinya benar, dia berjalan di belakang mobil yang sedang berbelok, sehingga aman. Pengendara motor (B) pun harus melihat kondisi lalin dari arah kanan, dan mengatur jarak dengan mobil di depannya saat berbelok.

BELOK – 2

Sering terjadi juga, saat mobil akan masuk jalur di seberangnya pada suatu pertigaan, sepeda motor yang ikut berbelok dengan arah yang sama mengambil ruang gerak belok mobil. Hal ini sangat berbahaya apabila si pengendara mobil tidak melihat dan menginjak rem saat sepeda motor itu memotong jalur beloknya.

Sebaiknya, pengendara motor menunggu mobil tersebut berbelok pada ruang geraknya dan tidak memotorngnya.

BELOK – 3

Pada jalan yang tidak terlalu ramai, sering terjadi motor atau mobil berbelok dengan mengambil jalur arah berlawanan saat memasuki pertigaan atau tikungan.

Untuk itu mobil atau motor yang akan memasuki tikungan atau pertigaan, sempatkan untuk membunyikan klakson atau menyalakan beam (jika malam) agar pengendara lain tau akan ada mobil / motor yang keluar tikungan, sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berjalan di jalur masing-masing. Bayangkan ada garis pembatas jalur (imajiner) yang tidak boleh kita langgar saat berbelok, juga perlu berhenti, sebelum berbelok apabila ada kendaraan lain dari arah berlawanan yang akan lurus (C), sehingga aman.

BELOK – 4

Kecelakaan antar sesama sepeda motor sering terjadi saat memasuki suatu tikungan. Ketika salah satu pengendara motor menyusul memasuki tikungan dan mengambil jalur belok sepeda motor di belakangnya, sehingga apabila pengendara yang dibelakang tidak sigap, akan terjadi kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berbelok di jalurnya, bayangkan garis belokan yang akan kita lalui maupun yang akan dilalui oleh pengendara di dekat kita, sehingga kita tidak mengambil atau menyerobot jalur beloknya.

Ohan Solihan
Maintenance Plan Staff
PT. YAMAHA INDONESIA MOTOR MFG

Desember 3, 2008

YAMAHA MATIC BOGOR MILIST

YMB (yamaha matic bogor) merupakan suatu wadah perkumpulan para maniak
motor matik yamaha di Indonesia, terutama yang berdomisili di wilayah
Kota Bogor dan sekitarnya. di dalam mailing list ini, para matic mania
bisa saling bertukar informasi dan berbagi wawasan tentang matic.
ayo gabung bersama kami YMB (yamaha matic bogor) setiap malam minggu di
Jln Pajajaran (depan Gedung ESIA) Bogor.jam 21.00 s/d selesai.
YMB (yamaha matic bogor) mania meliputi motor Yamaha Matic : MIO,NOUVO,MAJESTIC
Untuk informasi lebih lanjut hubungi :
1. HRC Computer Jambu 2 Plaza basement floor
WAKETU Andi (0251-7179660),
2. HUMAS : IBNU 0811112567, DJOKO 085691227227
TAMA 08561462863, ANGGA085692030666

The Best E-Bike Mio White Full Body Custom, Tonjolkan sektor kaki kaki

Filed under: modifikasi — ymbreborn @ 11:24 am
Tags: , , , , ,

“Pada dasarnya tema yang gue ambil sih modifikasi pada semua sektor baik dari kaki-kaki, audio sampe sektor bodi yang secara keseluruhan memang bener-bener gue full costum,” ungkap sang pemilik Mio lansiran 2004 ini ketika ditemui pasca pengumuman hadiah yang berlangsung Minggu (8/6) malam kemarin. Menyabet gelar sebagai The Best E-Bike dan Master of Orbital pada gelaran Djarum Black Motodify 2008 seri Bogor (7-8/6), rupanya tak lantas membuat Teguh (21) berhenti sampai disini.

“Target kedepannya sih gue udah punya target bikin hydraulic suspension dengan remote control, sekarang kan masih manual tuh mas,” tuturnya pada tim www.autoblackthrough.com.

Hadir untuk kedua kalinya di ajang Djarum Black Motodify 2008 seri Bogor, motor yang awalnya hadir dengan keliran warna pink ini diubah kali ini oleh sang pemilik dengan balutan putih apik yang memang mengarah elegan. Dengan body gambot full custom selain mengusung sistem audio yang mumpuni rupanya penonjolan modifikasi milik Teguh difokuskan juga pada sektor kaki-kaki.

Mengaplikasikan roda Orbital 14″ ganda terbalut Swallow yang tersanggah pada suspensin hidraulik, Teguh mengaku kesulitan terbesar memang terletak pada sektor yang satu ini. “Soalnya diterapkan di skutik matik jadi memang agak paling sulit, tapi berkat trik-trik, semuanya jadi ga masalah lagi,” ungkap mahasiswa Universitas Pakuan Bogor ini.

Membawa dan mengusung panji Arsya Modified Bogor yang beralamat di Kompleks Unitex Jl. Mawar 3 no. 10 milik Apep (30) sang modifikator, raihan 2 gelar yang disabet motor yang dulunya dijuluki “Teguh Pink” ini, rupanya memang sesuai dengan target yang ingin dicapai Teguh dalam keikutsertaan kedua kalinya tahun ini. “Perasaan seneng banget, puji Tuhan bisa dapet 2 kategori sekaligus,” tukasnya sedikit bersyukur. Trus julukannya sekarang apa dong ? Tanya tim www.autoblackthrough.com. “Wah belum tau tuh mas kalau dulu kan Teguh Pink sekarang belum kepikiran kasih nama apa…,” tukasnya singkat. Ada ide ??? [ayd/timABT]

Big Foot American Style From Bandung

Filed under: modifikasi — ymbreborn @ 11:20 am

Kreasi baru 2009 dari Bandung

Sesuai konsepnya big foot, maka dicoba memakai ring 18 inci dan bukan sembarang pasang pelek mobil. Meski aplikasinya dari mobil, tapi dua sisinya tetap terlihat sama. “Itu yang saya sebut hal baru. Biasanya pelek hanya satu sisi. Di sini motor dilihat dari sisi manapun terlihat sama,” urai Sonny.

Kaki depan secara utuh dicomot dari Suzuki Brugman, termasuk segitiganya. Jadi, yang diperlukan hanya teknik penyambungnan as kemudi ke rangka utama. Justru titik yang rumit untuk lengnan ayun belakang.

“Karena harus dihitung benar biar nggak mudah patah pada as sambungan ke mesin. Keseimbangan kanan kiri menahan beban yang cukup berat serta desain sok mumpuni,” ujar pemodifikasi berkulit sawo matang itu. Makanya, desain sokbreker dibuat center dan menggunakan daleman Mercedes-Benz, tapi per luar tetap orisinal.

Sementara desain bodi, dari depan sampai belakang lekukannya mengikuti jet ski. Termasuk setang, “Kita ambil produk Grand Dink Custom dari Thailand,” papar Sonny. Bodi juga dimundurkan, berarti mesin pun mundur. Untuk transfer tenaga disambung dengan rantai dan as CVT diperpanjang trus disambungkan dengnan gir yang perbandingannya 17:27. (Chuenk)

DATA MODIFIKASI
Ban depan             : Deli Tire 170/70×18
Ban belakang         : Dunlop 190/50×18
Pelek                     : Modifikasi Faboulous R-18
Kaliper                  : Nissin
Head lamp             : Toyota Innova
Layar monitor        : Toshiba
Setang                   : Custom Grand Dink

Yamaha Mio Bercover Suzuki Skywave

Filed under: modifikasi — ymbreborn @ 11:17 am

Tampil beda dengan lampu Skywave

JAKARTA, SABTU – Pemilik Yamaha Mio Sporty bernama Zona Jember – karena asalnya dari Jember – ini memang ingin tampil beda. Upayanya dilakukan dengan mencomot cover depan Suzuki Skywave 125 lengkap berikut lampu. Pantas jika hasil modif ini disebut gelombang angkasa yang diambil dari arti Skywave.

Kemudian Zona menggandeng Didik dari Difa Modified (DM) untuk memenuhi ambisinya. “Aku pengin motor diubah gaya racing look tapi jangan meniru yang sudah ada,” papar Zona berfilosofi.

Pas memang memilih lampu Skywave. Selain belum pernah dibikin pelaku customized, juga dianggap tidak norak. Lampu Skywave 125 yang dua mata itu juga identik sama moge Yamaha R1.

Didik tidak hanya main sekwilda alias sekitar wilayah dada. Dia juga mulai menyentuh pantat yang awalnya dianggap kurang bohay atau kurang nungging. Makanya dibikin lebih sporty lewat operasi yang bukan operasi plastik. Melainkan operasi fiberglass.

Untuk bagian belakang Didik mengusung jok single seater ala pacuan MotoGP, guna mengejar kesan racing. Meski berkesan sporty, modifikator satu ini juga menambahkan lampu belakang yang ditanam pada bodi belakang. Sehingga tetap mengutamakan safety.

Aroma racing di pantat pun bertambah kental dengan menggusur knalpot standar dipindah ke bawah atau kolong seperti di MotoGP. Selain di undertail, juga ada di kolong. Ini hanya akal-akalan lantaran di pantat sudah ada lampu dan memaksa pipa buang tidak bisa model undertail.

Gaya knalpot macam ini sebenarnya tidak hanya ada di balap MotoGP. Di moge (motor gede) juga banyak yang menerapkan. “Tapi aslinya saya meniru knalpot milik Vespa,” kekeh Didik.

Dari dada dan pantat, Didik meraba kaki. Satu set pelek Ride It dan empat cakram Kawasaki Ninja turut mengawal bagian pengereman.

Pemasangan cakram belakang dibarengi pemilihan lengan ayun. Sehingga jadi berfungsi ganda. Tidak hanya sebagai pegangan kaliper rem. Melainkan juga sebagai stabiliser atau penahan roda.

Lengan ini lumayan jitu mengatasi gejala miring ke kanan lantaran as roda Mio hanya ditumpu dari sebelah kiri. Buat skubek versi racing, penambahan lengan ini bisa dikatakan fungsi sekaligus safety.

Untuk bagian atas kaki depan, ada setang bawaan pabrik yang masih tertutup. Kini sudah diganti model terbuka. Dipasang satu set setang berikut segitiga dari Yamaha X1R versi Thailand. (Indra)

DATA MODIFIKASI
Ban depan         : ND Rubber 1,20×80
Ban belakang     : ND Rubber 1,40×80
Teromol depan   : Ninja
Sok belakang     : Showa
Cutting stiker      : By Roja Cut
Difa Modified     : 0813-3672-3900

Yamaha Mio Soul Low Rider 2008 Jakarta

Filed under: modifikasi — ymbreborn @ 11:16 am

Yamaha Mio Low Rider

JAKARTA- SELASA – Johny Lipurnomo from Custom World (CW) populer dengan permainan tangannya lewat alat cat. Karyanya bertebaran 1999 – 2002. Tema inovatif selalu dihasilkan pria bertubuh bongsor ini.
Kepincut juga main modifikasi bodi. Pelan tapi pasti, karya besarnya nongol di Yamaha Cuzztomatic 2 2008 Region IV, Bandung, Mei lalu. “Penasaran juga ikut kelas x-treme. Ini kelas bergengsi,” ungkap Johny yang bermarkas di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Berbeda jauh sama konsep sebelumnya yang dominan bolt-on. Tentunya, ini lumayan bikin surprise penikmat modifikasi Tanah Air. Boleh dibilang konsep terdepan buat Mio Soul.

Kenapa dibilang konsep terdepan? Jelas, karena Johny lebih konsentrasi ke tunggangan futuristik. Garis desain bodywork tajam dan tegas. Tapi, ciri Mio Soul enggak boleh hilang.

Makanya, lampu utama tetap dipertahankan. “Intinya sih bikin low rider masa depan. Sayang, ada bagian yang belum selesai,” ungkap penggemar sate Blora, Jawa Tengah ini.

Memang, konsep terdepan sudah digarap builder berkacamata ini dengan rapi. Tingkat akurasi detail hampir sempurna. Baut dan mur dibikin enggak belang. Pokoke rapi jali. Tapi, penyelesaian yang belum total mengganggu konsep desain secara keseluruhan.

Bandingkan sama motor konsep yang dipajang beberapa pameran di Indonesia atau di luar negeri. Setang tetap tertutup panel instrumen kalau konsepnya memang mengarah kemungkinan akan diproduksi massal. “Nah, itu makanya saya pakai visor. Ini yang nggak selesai,” timpal Johny yang bikin sketsa dan urusan bodi ke Agus Djanuar, builder Purwokerto, Jawa Tengah.

Meski begitu, motor konsep enggak selesai. Rancangan sebaiknya sudah dipikirin kemungkinannya untuk dipakai di jalan raya. Seperti Yamaha MT-OS, konsep sport muscle bike yang diperkenalkan saat berlangsung Tokyo Motor Show 2006.

Artinya, modifikasi yang mengarah ke motor konsep pastinya juga didesain dengan tetap memikirkan bagaimana kalau nanti dipakai harian. Kemungkinan mengestimasi antara tenaga motor yang dihasilkan sama bodi yang sudah diubah. Termasuk, komponen baru tambahan. Konsep terdepan mungkin seperti ini! (Niko)

Duo Yamaha Mio West Custom

Filed under: modifikasi — ymbreborn @ 11:14 am

Yamaha Mio milik Andi dengan pelek 15

Soal modifikasi sepedamotor, Jawa Timur jangan dilawan deh. Pemodifikatornya berani merombak ekstrem. Tengok Yamaha Mio produksi 2002 dan 2007 milik M.Irfan dan Andi Widiatmoko, yang keduanya asal Jember, Jawa Timur ini. Kedua  skuter bebek (skubek) itu sama-sama menganut aliran West Custom, sehingga ada bagian tertentu memiliki kesamaan.

Seperti pada bagian depan,  kata Irfan,  kedua skubek menggunakan lampu Yamaha Nouvo-Z. “Tadinya sempat terpikirkan  pakai lampu Mio Soul. Tapi, karena harus inden lama, akhirnya pakai Nouvo,” lanjut lajang 23 tahun ini. Kemudian, untuk roda depan sama-sama mengadopsi pelek orbital, yang banyak digandrungi penggila modifikasi di Jatim. Yang membedakan, ukurannya saja. Bila Irfan pilih 14 inci, Andi yang 17 inci.

Kini, kita intip perbedaannya. Kekuatan yang ingin ditonjolkan Irfan berupa pemindahan peredam kejut belakang bergeser ke tengah di atas dek. Sokbrekernya sendiri sudah diganti dengan milik Supra yang disambung dengan pipa besi. Posisi sokbreker baru ini benar-benar menjadi daya pikat dan banyak orang yang nggak ngeh kalau itu sok belakang. “Malah banyak yang bertanya berfungsi apa tidak sok itu,”kekeh Irfan.

Sementara Mio milik Andi memiliki keunikan pada roda belakang. Ia memilih pelek mobil ukuran 15 inci keluaran BBS. Jelas, ketika merayap di jalanan sangat menguras tenaga.

Kreasi fenomenal lainnya dari motor Andi ada pada sistem penggerak roda belakang. Tidak hanya mengandalkan CVT, namun sudah ditambah dengan memakai rantai. “Itu karena konstruksi pelek dan jaraknya yang enggak mungkin pakai belt,” papar Andi. Jadi, pakai gir dengan perbandingan gigi yang sama 14:14.

Cara kerjanya, tenaga dari CVT menggerakkan gir depan yang kemudian diteruskan oleh rantai sebagai penggerak gir belakang dan as roda. Agar tampilan belakang sedikit sangat, penghenti laju memakai disc brake, juga lengan ayundengan model flame.

Selain pemakaian ban belakang, rancangan buritan juga beda. Meski sama-sama  model tunggangan MotoGP, namun buntut Mio punya Irfan lebih memanjang, sedang Andi  membulat ke atas.  Yang pasti, kedua Mio dari Jember ini mengundang kagum. (Nurfil)

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.