Yamaha Matic Bogor (YMB) reborn’s Blog

Desember 3, 2008

Khas Ikan Lohan Menjelma di Yamaha Mio

Filed under: modifikasi — ymbreborn @ 11:12 am

Warna dan jenong bikin tampilan Mio mirip ikan Lohan

Maksud hati Yohanes ingin mengubah Yamaha Mio miliknya  bergaya Yamaha R6. Itu lho, moge sport. Namun setelah  digarap, skubek keluaran 2005 itu malah mirip dengan ikan Lohan. Selain pemilihan warna yang unik,  pada sekujur bodi bebek itu  banyak  jenongnya seperti pada ikan hias dari China itu.

Dengan dimensi imut dan menerapkan sasis underbone, cukup sulit untuk menyulap Mio menjadi motor laki. Ditambah model sokbreker tunggal ukuran pendek penunjang kaki belakang.

Punggawa rumah modifikasi X-16, Johanes tak kehilangan akal. Kebetulan modif yang diinginkannya tidak merombak total. Artinya, ia masih mempertahankan ciri khas Mio, di antaranya dek tengah, penutup tulang bawah. Trus, khas motor sport berfairing diakali dengan merombak di sektor penutup kaki bagian depan (tebeng), sayap hingga buritan.

“Semuanya dibikinj ulang pakai fiber dan bukan body kit, lho. Supaya cover depan yang lebih menjorok ke depan menyerupai fairing, terutama moncongnya,” papar Johanes. Pada pelindung kaki (tebeng)  oleh Johanes ditambah ornamen foglamp sebagai pengganti lampu utama.

Termasuk penutup sisi samping yang menyatu hingga buritan diganti dengan bahan fiber. Sampai-sampai pelapis jok, juga diadopsi dengan serat kaca. Wu..uuaaala, jadi licin, dong.

Yang bikin Mio ini mendekati motor sport R6 tampak pada setang yang menganut model jepit dari Yamaha X1, berikut spidometer digital Koso RX1 di balik windshield. Termasuk juga knalpot kolong.

Ada satu modifikasi yang unik dilakukan Johanes. Pasang ban lebar ring 16 inci dengan rem cakram di dalam rumah CVT. “Tekniknya, pelek mobil dari material babet disambung ke tromol asli Mio denngan kembang pelek desain sendiri,” bocor Johanes.

Soal cakram di rumah CVT, dijelaskannya kalau piringan diikat sejajar mangkuk kopling sentrifugal. Semengtara kaliper dibaut pada rumah CVT bagian atas. Tepatnya, di bekas lubang hawa CVT. Diakuinya, untuk sementara cakram nggak panas. (KR15)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: